Abstract :
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek yang wajib diimplementasikan dalam kegiatan operasional perusahaan pertambangan. Kegiatan K3 Pertambangan yang dilaksanakan sesuai ketentuan dapat menjamin keamanan pekerja tambang dari kecelakaan dengan cara menjaga keselamatan kerja, lingkungan kerja, kesehatan kerja, dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Penerapan K3 ini telah banyak dilakukan oleh perusahaan tambang di Indonesia, khususnya pada PT ARTA TAMBANG KASIH PERTIWI dengan mengacu pada KEPMEN ESDM 1827K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara nomor 185.K/37.04/DJB/2019.
Tujuan dari Penelitian ini adalah menyederhanakan sistem manajemen K3 dan mengontrol risiko kegiatan yang lebih efektif guna meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja. Sehingga kegiatan K3 dengan Petugas yang telah ditunjuk sebagai Penanggungjawab kegiatan dapat didokumentasikan baik dan dapat dipertanggungjawabkan, serta memberikan kemudahan bagi departemen Health and Safety untuk dapat mengembangkan sistem informasi manajemen K3 di masa yang akan datang.
Hasil yang diperoleh dari kegiatan penelitian ini adalah perancangan aplikasi pengelolaan kegiatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), sehingga dapat digunakan untuk melakukan transformasi sistem informasi manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada PT ARTA TAMBANG KASIH PERTIWI yang sebelumnya dilaksanakan secara manual.
Kata Kunci : operasional, K3, pertambangan, risiko, transformasi