DETAIL DOCUMENT
Analisis Ketersediaan Fasilitas Infrasturktur Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Kasus: Kawasan Mangrove PQR)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Abay, Mohammad Syahrul
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2023-09-01 07:08:59 
Abstract :
Kawasan wisata yang dijadikan sebagai destinasi pariwisata perlu memperhatikan fasilitas inftrastruktur dari segi karakteristik, jenis hingga fungsinya. Kawasan Wisata Mangrove PQR memiliki potensi alam yang sangat beragam dan berlimpah. Kurangnya fasilitas yang tersedia didalamnya memengaruhi fungsi dan daya tarik suatu Kawasan desa wisata. Kelengkapan fasilitas menjadi salah satu unsur yang memiliki peran penting dalam keberhasilan suatu desa wisata. Sehingga, dalam teknik desain penelitiannya menggunakan pendekatan desain MMR (Mixed Methods Research) yaitu suatu pendekatan yang menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif menjadi satu yang digunakan untuk menghasilkan jawaban yang lebih komprehensif, valid, reliabel, dan objektif. Sumber data yang diperoleh berasal dari observasi atau peninjauan langsung di lapangan dan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Fasilitas desa wisata telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata No. 3 Tahun 2022. Maka, dalam pengembangannya perlu kelengkapan fasilitas dengan perbaikan atau pemeliharaan fasilitas yang dilakukan agar dapat menjadikan objek desa wisata Mangrove PQR yang lebih menarik dan bisa bersaing dengan desa wisata lainnya di Indonesia sehingga dapat mendatangkan wisatawan lokal hingga mancanegara 
Institution Info

Universitas Bakrie