Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan semakin berkembangnya revolusi industri 4.0 yang membuat profesi pun ikut berkembang salah satunya videografer. Adanya fenomena tersebut mengharuskan pekerja lepas videografer harus memiliki strategi personal selling untuk bertahan di era disrupsi 4.0 yang semakin berkembang. Teori AISDALSLove digunakan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh Imam Santoso untuk mengetahui strategi personal selling yang dilakukan di jaman teknologi yang saat ini sangat berkembang dalam revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman komunikasi personal selling videografer dalam konteks profesi 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan subyek utama. Teknik analisis data memiliki dua unsur di dalamnya yaitu deskripsi struktural dan deskripsi tekstural. Penelitian ini menggunakan triangulasi data dengan subyek pembanding. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi aisdalslove yang digunakan Imam Santoso dalam personal selling dengan cara memaksimalkan platform sosial media dan personal yang kuat. Penelitian ini juga melahirkan beberapa strategi baru seperti strategi zoom in, zoom out, close-up, personal dan beyond expectation.