Institusion
Universitas Bakrie
Author
Putri, Keke Wahyu Setyantoro
Subject
Health, Safety, and Environment
Datestamp
2023-09-05 02:36:24
Abstract :
PT Bakrie pipe industries adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang penyedia pipa dan baja. pada proses produksi yang dilakukan pada pipa API SPECT 5L terdapat defect yang terjadi yaitu defect inner bead dan outerbead yang terjadi dengan persentase melebihi 1% dari standarisasi defect yang telah ditetapkan oleh perusahaan. pada penelitian ini penulis menggunakan metode six sigma sebagai pengendalian kualitas defect. Six sigma sendiri adalah suatu metode pengendalian kualitas yang mencakupi perhitngan metrik, analisis permasalahan, serta improve sebagai usulan perbaikan permasalahan yang terjadi. seiring dengan berkembangnya revolusi industri perusahaan dituntut untuk memberikan kualitas yang maksimal terhadap customer, maka dari itu six sigma akan membantu perusahaan dalam mengurangi defect.nilai sigma yang didapatkan pada defect inner bead dan outer bead berada dibawah level 4 ( level rata - rata perusahaan ), dimana untuk inner bead didapatkan sigma 3.40 dan untuk outer bead didapatkan sigma 3.48. hal ini menunjukkanbahwa perusahaan perlu melakukan perbaikan untuk mencapai nilai sigma pada level 4 yaitu level rata - rata perusahaan di indonesiaBerdasarkan analisis terdapat 5 faktor yang mempengaruhi defect inner bead dan defect outer bead, yaitu : man, machine, methode, material, dan environment. Man : pemahaman operator tidak sesuai BIP, operator tidak pas dalam setting mesin, untuk machine : adjuster KIB miring, mesin inpeder tertutup scrub, rodak KIB macet, plat bagian atas terttutup scrub, untuk material : chil chamber tidak sesuai dengan standarisasi perusahaan, untuk methode : instruksi kerja tidak sesuai BIP, perbedaan pemahaman antar operator, dan untuk environment : percikan mesin cut off menggangu konsentrasi operator, kebisingan antar plant karena ruangan tidak kedap suara sehingga mengganggu satu sama lain, dan lantai plant licin sehingga mengganggu pergerakan operator