Abstract :
Penelitian ini mengenai analisis kelayakan pembelian saham pada sektor Infrastruktur. Adapun tujuan dari penelitian ini sebagai sarana informasi kepada investor dalam pengambilan keputusan pembelian pada saham-saham sektor infrastruktur. Objek dari penelitian merupakan saham-saham yang berada pada sektor infrastruktur pada kurun waktu penelitian dari September 2017 hingga Oktober 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM). Hasil dari penelitian menggunakan metode CAPM menunjukkan bahwa 8 dari 19 sampel saham infrastruktur dikategorikan efisien dan layak untuk dibeli. Adapun 8 perusahaan tersebut ialah Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK), Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. (DGIK), Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST), ICTSI Jasa Prima Tbk. (KARW), Nusantara Infrastructure Tbk. (META), Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA), Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), dan Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR).