Abstract :
Besarnya jumlah penduduk di Indonesia terutama di Kabupaten Bogor memiliki
peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Bogor yang berdampak terhadap peningkatan
volume sampah yang dibawa ke TPA di Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor
dalam upaya mengurangi sampah memiliki program Optimalisasi TPS3R dan Bank Sampah
Kabupaten Bogor serta mewujudkan wilayah yang ramah lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran umum dan kesesuaian kondisi eksisting pengelolaan
Bank Sampah Asyik 19 Bojonggede apakah sudah sesuai dengan Permen LHK No 14 Tahun
2021 serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan pengelolaan Bank
Sampah Asyik 19 Bojonggede. Data yang dipergunakan adalah data hasil wawancara, hasil
evaluasi kondisi eksisting, laporan catatan dan dokumen Bank Sampah Asyik 19
Bojonggede. Analisis yang digunakan yaitu observasi lapangan dengan perbandingan
Permen LHK No 14 Tahun 2021. Interpretasi Skala Likert menunjukkan 75% tata cara
pengelolaan sudah sesuai, 78,57% tata Kelola sangat sesuai dan 42,8% fasilitas Bank
Sampah kurang sesuai. Rekomendasi untuk perbaikan tata cara pengelolaan sampah yaitu
pengurus bank sampah menerima jenis sampah organik, mengedukasi dan sosialisasi
pentingnya pengolahan sampah organik menjadi barang memiliki nilai jual seperti pupuk
organik. Rekomendasi untuk Perbaikan tata Kelola yaitu Pihak Pemerintah Desa
Bojonggede menyediakan fasilitas penjemputan sampah (baktor) dan memberikan upah
karyawan. Rekomendasi untuk Perbaikan fasilitas bank sampah yaitu Pihak Pemerintah
Desa Bojonggede melakukan renovasi bangunan Bank Sampah Asyik 19 Bojonggede,
menyediakan fasilitas komputer, APAR dan APD serta pihak pengurus Bank Sampah
memberikan label pada wadah sampah atau tanda sarana pengelompokan sampah, membuat
papan informasi pengelolaan sampah, melakukan kegiatan bersih-bersih drainase di
lingkungan Bank Sampah Asyik 19 Bojonggede secara rutin khususnya drainase dan
halaman serta membuat sumur resapan atau biopori.