Abstract :
Pada tahun 2023, film Barbie yang disutradarai Greta Gewig menjadi viral dan menjadi topik pembicaraan hangat di berbagai tempat. Perbincangan mengenai film Barbie dipicu oleh karakter Barbie dan Ken yang memiliki sifat yang bertolak belakang, yang tidak sesuai dengan kondisi dunia nyata maupun norma sosial saat ini. Kontradiksi dalam peran dan stereotip gender menjadi sorotan utama dalam perbincangan ini. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana resepsi penonton terhadap karakter Ken dan Barbie dalam film Barbie. Penulis membagi responden menjadi dua kategori, yaitu perempuan dan laki-laki, dengan masing-masing enam orang, untuk melihat bagaimana resepsi tidak hanya dari perspektif perempuan tetapi juga laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi penonton terhadap karakter Ken dan Barbie dalam film Barbie memberikan pemahaman yang tidak selaras dengan kehidupan sehari-hari, dipengaruhi oleh latar belakang budaya masing-masing. Enam informan berada dalam posisi yang berlawanan, empat informan berada dalam posisi negosiasi, dan hanya satu orang berada dalam posisi dominan.