Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode manakah yang paling efektif antara passing 1-2 dengan latihan kucing-kucingan terhadap ketepatan passing siswa sekolah sepakbola Putra Sukma Palembang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah the modified pretest ? post-test group design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan test ketepatan passing. Hasil penelitian tingkat signifikansi pre-test dan post-test passing 1-2 terhadap ketepatan passing sepak bola siswa sekolah sepak bola Putra Sukma Palembang dihitung dengan Uji t dengan kriteria data dikatakan signifikan apabila thitung ? ttabel. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa thitung sebesar 7,24 Hasil tersebut kemudian dikonsultasikan dengan ttabel sebesar 1,76 (? = 0.05) Hal itu menunjukkan bahwa thitung ? ttabel, 7,24 ? 1,76 (signifikan). Sedangkan tingkat signifikansi pre-test dan post-test permainan kucing-kucingan terhadap ketepatan passing sepak bola siswa sekolah sepak bola Putra Sukma Palembang dihitung dengan Uji t dengan kriteria data signifikan apabila thitung ? ttabel. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa thitung sebesar 4,5 Hasil tersebut kemudian dikonsultasikan dengan t tabel sebesar 1,76 (? = 0.05) Hal itu menunjukkan bahwa thitung ? ttabel, 4,5 ? 1,76 (signifikan). Efektivitas dari passing 1-2 dengan latihan kucing-kucingan tidak terpaut jauh yaitu metode latihan passing 1-2 mampu meningkatkan kemampuan passing sepak bola sebar 10,78% sedangkan permainan kucing-kucingan mampu meningkatkan kemampuan passing sepak bola sebesar 9,86 %.