Abstract :
Konflik diri dapat terjadi kepada siapa saja, konflik yang dialami setiap orang berbeda-beda dengan berbagai macam faktor yang menjadi penyebab konflik diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik yang dialami oleh pengguna narkoba. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitiana kualitatif dengan pendalaman studi kasus. Subjek dalam penelitian ini melibatkan dua orang pengguna narkoba. Hasil dari penelitian ini didaptkan hasil bahwa kedua subjek pengguna narkoba mengalami konflik diri approach-avoidance dimana subjek merasa ragu ketika akan menggunakan narkoba karena jika menggunakan narkoba
subjek takut ketahuan oleh orang lain dan jika tidak menggunakan subjek akan tidak tenang dan gelisah. Sehingga menyebabkan subjek mengalami perubahan prilaku
yaitu mudah tersinggung, sering gelisah dan mudah tertekan. Dari apa yang dirasakan kedua subjek sama-sama mengalami konflik diri karena adanya ketidak sesuaian
antara pikiran dan keyakinan dan juga karena adanya ketidak sesuaian antara tuntutan dan harapan.