Institusion
Universitas Bina Darma
Author
RIO, SEPTAREANDA
Ishak, Yunus
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2021-08-02 02:58:55
Abstract :
Saat ini peningkatan jumlah penumpang pesawat udara mengalami lonjakan yang signifikan, pertumbuhan jumlah penumpang bandar udara Blimbingsari mengalami lonjakan penumpang 92% dimana pada tahun 2017 jumlah penumpang hanya 190.369 melonjak naik menjadi 366.164 pada tahun 2018. Selain itu Bandara Blimbingsari berpotensi mengakomodir penerbangan internasional jarak jauh. Hal inilah yang menjadi dasar pengelola bandara harus melakukan pengembangan fasilitas pergerakan pesawat udara yang ada. Dalam mengakomodir pesawat yang mampu terbang jarak jauh namun hanya membutuhkan fasilitas yang relatif sederhana pesawat jenis Boeing 737-900 ER dapat dijadikan alternatif, pesawat ini juga dimiliki oleh maskapai dalam negeri. Penerbangan internasional yang ditargetkan adalah penerbangan umroh dan haji, untuk itu penyesuaian dimensi dan konfigurasi fasilitas pergerakan pesawat udara harus dilakukan dalam rangka mengakomodir pesawat jenis ini. Berdasarkan hasil analisis didapat dimensi rencana fasilitas landasan pacu direncanakan sepanjang 2680 meter dengan lebar 45 meter dan dilengkapai dengan landasan hubung ke apron sepanjang 154 dan lebar 25 meter termasuk bahu landasan hubung (Taxiway Shoulders) dan untuk dimensi landasan pacu direncanakan dengan panjang 377,5 meter x 94,5 meter dengan konfigurasi mampu mengakomodir 9 unit pesawat udara Boeing 737-900ER dan dilengkapi dengan jalan untuk manuver pesawat udara saat diapron (Apron Taxilane).