Abstract :
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan dasar pengelolaan keuangan daerah, yang disusun oleh eksekutif daerah dan disetujui oleh legislatif daerah. Penetapan APBD harus dilakukan tepat waktu agar program kegiatan dan pembangunan dapat terealisasi pada tahun anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel ukuran pemerintah, latar belakang kepala daerah, umur kepala daerah, ukuran DPRD, komposisi DPRD, liquidity, leverage, opini audit, dana alokasi umum, dan dana alokasi khususterhadap timeliness penetapan APBD pemerintah Kota dan Kabupaten di Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan karena ketepatan waktu penetapan APBD merupakan hal yang penting dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Sampel penelitian ini adalah 17 pemerintah Kota/Kabupaten tahun 2014-2019. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel umur kepala daerah dan opini audit berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penetapan APBD.