Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biological asset intensity, ukuran perusahaan,konsentrasi kepemilikan, jenis KAP, profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan aset biologis pada perusahaan agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan biological asset intensity, ukuran perusahaan, konsentrasi kepemilikan, jenis KAP, profitabilitas dan leverage sebagai variabel independen. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 perusahaan agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017 dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil analisis data atau hasil regresi menunjukkan bahwa biological asset intensity, ukuran perusahaan, konsentrasi kepemilikan, jenis KAP, profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh positif terhadap pengungkapan aset biologis.