Abstract :
Berdasarkan analisis data dari pembahasan hasil penelitian, penulis dapat menarik beberapa kesimpulan yaitu: Proses produksi yang dilakukan di Usaha Kerajinan Songket Cek Ipah Palembang merupakan proses produksi bersama dari beberapa jenis produk yang berbeda, oleh sebab itu perlu adanya perhitungan alokasi joint cost untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan untuk masing-masing produk. Perhitungan joint cost yang dilakukan menggunakan metode nilai jual relatif atau metode harga pasar menghasilkan nilai joint cost sebesar Rp 12,785,888, dimana rincian alokasi joint cost tersebut dalam masing-masing produk yaitu kain songket sebesar Rp. 5,539,517.01, jumputan songket sebesar Rp. 3,002,511.32, peci atau kopiah songket sebesar Rp. 1,365,483.18, tas songket sebesar Rp. 985,320.25 dan selendang songket sebesar Rp. 1,893,056.23. Informasi alokasi joint cost dari masing-masing produk digunakan untuk menentukan harga pokok produksi, dimana hasil perhitungan harga pokok produksi yang diperoleh yaitu Kain Songket sebesar Rp. 1,966,505.67, Jumputan Songket sebesar Rp. 1,210,837.11, Peci atau Kopiah Songket sebesar Rp. 401,370.80, Tas Songket sebesar Rp. 657,660.13 dan Selendang Songket sebesar Rp. 281,632.03.