Abstract :
Kelemahan sistem pengendalian intern merupakan kelemahan signifikan yang hasilnyajauh dari kondisi salah saji material pada laporan keuangan tahunan yang tidak dapat dicegahatau dideteksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan variabel independen untuk mengetahui jumlah temuan kelemahan sistem pengendalian intern. Sampel dari penelitian ini didapat dengan menggunakan sampel jenuh sehingga diperoleh sampel 34 sampel dengan dibantu dengan software SPSS. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa variabel jumlah penduduk berpengaruh positif terhadap jumlah temuan kelemahan sistem pengendalian intern, sedangkan jumlah SKPD, jumlah temuan kelemahan sustem pengendalian intern tahun sebelumnya, tindak lanjut hasil pemeriksaan, jumlah aset dan PAD tidak berpengaruh terhadap jumlah temuan kelemahan sistem pengendalian intern.