DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TINGKAT KEHALUSAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP NILAI SETTING TIME MORTAR GEOPOLYMER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bina Darma
Author
ADID DIAN, PUTRA
Farlin, Rosyad
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2019-11-15 03:18:45 
Abstract :
Mortar ialah meruapakan komponen kostruksi yang terdiri dari material seperti air,semen dan pasir. Semakin berkembangnya ilmu pengetajuan dan teknologi membuat banyak pengeruah terhadap kehidupan manusia. Dalam bidang konstruksi, mortar dan juga beton merupakan salah satu komponen konstruksi yang paling banyak mendapatkan perhatian. Namun, hal ini juga yang memicu terjadinya produksi semen secara bezsar-besaran. Produksi semen secara besar-besaran mengakibatkan eksploitasi rerhadap alam dan membahayakan untuk kestabilan ekosistem. Maka dari itu perlu diadakan penemuan bahan alternatif lain yang menggantikan peranan semen dalam campuran mortar atau beton. Abu cangkang kelapa sawit memiliki sifat mengikat sperti semen. Tetapi perlu adanya air dan alkali aktivator, oksida silika yang terkandung dalam abu cangkang kelapa sawit barulah akan membentuk mortar, yang di sebut mortar geopolymer. Dalam peenelitian ini pembuatan mortar geopolymer menggunakan bahan abu cangkang kelapa sawit dan alkali aktivator sebagai pengikat, abu cangkang kelapa sawit yang digunakan telah lolos saeringan 200 dan telah di masukan kedalam alat saring zona jatuh untuk mendapatkan nilai setting time. Untuk penelitian ini setting time paling cepat yaitu di zona III dengan suhu 400 C dengan waktu ikat 150 menit (2 jam 12 menit) dan setting time paling lambat di zona 0 suhu 400 Cdengan nilai setting time 525 menit (8 jam 45 menit) 
Institution Info

Universitas Bina Darma