Institusion
Universitas Bina Darma
Author
ANNISYA, RAHMADIA
Ishak, Yunus
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2019-11-15 04:22:39
Abstract :
Provinsi Bangka Belitung merupakan daerah penghasil timah.Sebagai daerah penghasil timah menjadikan daerah ini banyak terdapat kegiatan penambangan timah. Kegiatan penambangan timah yang sudah dilakukan beberapa puluh tahun yang lalu, telah menyisakan bekas-bekas galian tambang timah yang berupa cekungan tanah yang oleh masyarakat setempat biasa disebut ?kolong?. Pada pertengahan tahun 2017, Kolong Mempayak meluap hingga memutuskan ruas jalan penghubung Kecamatan Damar dengan Kecamatan Manggar akibat curah hujan yang sangat tinggi selama 3 hari. Permasalahan saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air yang melimpas sehingga perlu adanya kajian dimensi saluran. Analisis perhitungan curah hujan rencana menggunakan tiga metode yaitu metode distribusi gumbell, metode distribusi log normal, dan metode distribusi log pearson type III. Berdasarkan uji kecocokan probabilitas chi-square, metode gumbell digunakan karena memberikan hasil terbaik. Debit banjir yang didapatkan sebesar 14,474 m3/detik dengan debit saluran sebesar 0,121 m3/detik. Dimensi saluran yang seharusnya direncanakan ulang yaitu dengan tinggi sebesar 3,37 m dan lebar 4,041 m, maka didapatkan debit desain sebesar 15,352 m3/detik agar tidak terjadi banjir.