DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PENGGUNAAN SEMEN PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) DENGAN PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP BETON DIUJI DARI KUAT LENTUR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bina Darma
Author
GINANJAR, OKTAVIANO
Firdaus, Firdaus
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2019-11-19 02:26:53 
Abstract :
Dalam penelitian ini saya ingin mengetahui perbedaan dari tiga jenis semen ditambah fly ash dengan persentase 0%, 15%, 20% dan 25% untuk melihat perbandingan kuat lentur. Dimana kita ketahui fungsi dari fly ash adalah untuk menutupi pori ? pori pada beton. Bagaimana pengaruh penggunaan semen portland composite cement (PCC) dengan penambahan fly ash terhadap beton diuji dari kuat lentur dan perbandingan menggunakan penambahan fly ash 0%, 15%, 20% dan 25% dilihat dari kuat lentur? Tujuan untuk mengetahui pengaruh semen portland composite cement (PCC) dengan penambahan fly ash terhadap beton diuji dari kuat lentur dan mengetahui hasil dari perbandingan menggunakan penambahan fly ash 0%, 15%, 20% dan 25% dilihat dari kuat lentur. Data yang di gunakan yaitu data primer berupa hasil pengujian secara langsung. Dalam penelitian ini menggunakan ukuran cetakan 60 cm x 15 cm x 15 cm kemudian material di timbang sesuai mix design setelah itu memasukkan bahan material ke mesin concrete mixer, melakukan uji slump, memasukan adonan segar ke dalam cetakan balok, pembongkaran cetakan dilakukan selama 24 jam dan setelah cetakan di bongkar lalu merendam benda uji selama 28 hari terhitung dari pembongkaran cetakan. Dari hasil pengujian pengunaan semen PCC dengan menggunakan 3 jenis semen ( semen Baturaja, semen Tiga Roda dan semen SCG ) dengan penambahan fly ash dilihat dari kuat lentur menunjukan hasil kurang maksimum hal ini juga dapat di lihat dari hasil perbandingan persentase penggunaan fly ash zona 3 yaitu variasi fly ash 0% masing ?masing memiliki nilai kuat lentur yaitu 2,67 Mpa, 2,25 Mpa dan 2,07 Mpa. Persentase penurunan kuat lentur yaitu 8% sampai dengan 15,7%, variasi fly ash 15% masing ? masing nilai kuat lentur yaitu 2,26 Mpa, 2,18 Mpa dan 1,78 Mpa. Persentase penurunan kuat lentur sangat drastis yaitu 3,5% sampai dengan 18,3%, variasi fly ash 20% masing ? masing nilai kuat lentur yaitu 2,16 Mpa, 1,86 Mpa dan 1,7 Mpa. Persentase penurunan kuat lentur yaitu 8,6% sampai dengan 13,8% dan variasi fly ash 25% masing ? masing nilai kuat lentur yaitu 1,9 Mpa, 1,7 Mpa dan 1,5 Mpa. Persentase penurunan kuat lentur yaitu 10,5% sampai dengan 11,8%. 
Institution Info

Universitas Bina Darma