DETAIL DOCUMENT
PENGARUH VARIASI SUHU PEMBAKARAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP NILAI KUAT TEKAN MORTAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bina Darma
Author
MUHAMMAD AGUNG, PRAYOGI
Firdaus, Firdaus
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2019-11-19 02:29:13 
Abstract :
Sampai saat ini limbah cangkang sawit belum dimanfaatkan secara-optimal dan nilai ekonominya sangat rendah, pembakaran limbah abu sawit banyak mengandung unsur silika yang merupakan bahan pozzolan yang mempunyai-peranan penting dalam pembentukan semen yaitu senyawa SiO2 dan Al2O3 yang di mana senyawa aktif yang apabila bereaksi dengan kapur bebas atau Kalsium Hidroksida (Ca(OH2) dan air akan membentuk material seperti-semen yaitu Kalsium Silikat Hidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pembakaran abu cangkang sawit dan perentase optimum pada penambahan abu cangkang sawit , metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode ekperimen dengan menggunakan benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 50x50x50 mm sebanyak total 25 buah dari tiap suhu pemabakaran . Berdasarkan penelitian yang lakukan pengujian mortar dengan campuran 10% mempunyai nilai kuat tekan yang paling tinggi dari persentase bahan tambah 5%, 15%, 20% dan mortar normal dan mortar normal pembakaran abu cangkang sawit 250° memiliki nilai kuat tekan hanya sebesar 24,48 Mpa namun pada suhu 300° meningkat menjadi 24,56 Mpa lalu kembali mengalami pada suhu 350° sebesar 24,72 Mpa, tetapi pada suhu 400° terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 26,8 Mpa. 
Institution Info

Universitas Bina Darma