Abstract :
Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang merupakan unit pelaksana
tugas BMKG dalam melayani cuaca penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II
Palembang. Salah satu parameter cuaca adalah visibility (jarak mendatar) yang dilaporkan setiap 30
menit. Visibility merupakan salah satu faktor krusial dalam keselamatan sistem transportasi salah
satunya penerbangan. Visibility rendah dapat berakibat pada gangguan lalu lintas transportasi hingga
kecelakaan. Akan tetapi dalam membuat sebuah prakiraan cuaca cukup rumit karena adanya
variabilitas masing-masing parameter cuaca. Penelitian ini berupaya untuk membuat prakiraan
visibility dengan menggunakan model MLP dan LSTM. Dalam penelitian ini data yang digunakan
adalah suhu, tekanan, kelembaban, dew point, kecepatan angin serta visibility. Data selama 24 jam
tersebut digunakan untuk memprediksi visibility 3 jam kedepan, 6 jam ke depan serta 12 jam ke
depan. Setelah itu, perbandingan antar metode dilakukan untuk mendapatkan metode yang paling
bagus dalam memprakirakan visibility.
Kata kunci: Visibility, prakiraan, MLP, LSTM