Abstract :
Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan virus yang berbeda dengan
Severe Acute Respiratory Syndrome Associated Coronavirus (SARS-COV2),
Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan virus baru yang menyebabkan infeksi
pada saluran pernapasan. Covid-19 ini dapat terjadi karena adanya penularan virus dari
hewan ke manusia dengan kontak langsung pada hewan yang sudah terinfeksi atau
disebut sebagai Transmisi Zoonosis dan dapat tertular dari manusia ke manusia juga
dengan kontak langsung atau terkena percikan liurnya. Menurut data dari epimologi rata?rata usia yang terjangkit virus ini yaitu pada usia 15-89 tahun, gejala covid-19 terjadi
pada seseorang yang memiliki imunitas tidak stabil umumnya menunjukkan gejala sesak
nafas, sakit tenggorokan, dan batuk pilek hingga demam. Indonesia dengan kasus positif
pertama kali dengan 2 orang pada maret 2020. Dalam penelitian ini penulis mengangkat
masalah bagaimana pengklasifikasian resiko terjangkit virus covid-19 dari gejala yang
ditimbulkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat resiko terjangkit virus
covid-19 dengan menggunakan metode Cross Industry Standard Process for Data Mining
(CRISP-DM), dataset yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari jurnal. Dalam
penelitian ini digunakan 2 algoritma pembanding yaitu Neural Network (NN) dan Logistic
Regression dengan menggunakan tools Phyton. Nilai akurasi pada dataset dengan
278.848 record data menggunakan algoritma Neural Network (NN) memperoleh 95%,
sedangkan nilai akurasi pada dataset menggunakan algoritma Logistic Regression
memperoleh 94%. Pada penelitian ini klasifikasi menggunakan algoritma Neural
Network memberikan nilai aurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan
algoritma Logistic Regression.
Kata kunci: Covid-19,Neural Network, Logistic Regression,CRISP-DM, klasifikasi