Abstract :
Pemerintahan provinsi sumatera selatan sudah menggunakan Wirelless sebagai penyedia internet yang dapat digunakan oleh pegawai yang sudah memiliki izin login. Jaringan Wirelless yang baik haruslah memiliki keamanan yang baik agar terhindar dari ancaman kejahatan. Untuk melihat kualitas keamanan jaringan maka perlu dilakukan metode-metode keamanan jaringan terhadap system keamanan yang ada dalam jaringan tersebut. Adapun metode yang digunakan untuk mengamankan keamanan jaringan Wirelless adalah Wardriving dan Penetration Testing . Wardriving adalah suatu kegiatan dimana seorang maupun sekelompok orang yang dibekali alat dan keahlian untuk mengakses sebuah jaringan Wirelless secara gratis ataupun tanpa melakukan login. Sedangkan Penetration Testing adalah tindakan pengujian system dengan cara mensimulasikan bentuk-bentuk serangan terhadap sistem. Pengujian dengan metode ini tentunya akan berisiko dan merugikan beberapa pihak dan bagi pelaku tentunya merupakan sebuah pelanggaran. Penelitian ini menggunakan kasus di pemerintahan provinsi sumatera selatan yang di jadikan objek untuk mengetahui keamanan jaringan Wirelless dari ancaman kejahatan (cyber).