Abstract :
Pemanfaatan e-learning sudah dimulai pada tahun 2019 dengan tools yang
digunakan yaitu blended learning, namun pada saat 2020 penggunaan e- learning
diperbaharui dengan tampilan-tampilan yang lebih diperbaharui seperti adanya
penambahan fitur virtual meeting yang dapat dilakukan melalui e-learning. Untuk
mendukung proses pelayanan e-learning biasanya pihak Universitas harus
menjaga kinerja dengan memberikan jaminan kepuasan bagi pengguna dengan
mengasumsikan aspek sistem yang sudah stabil. Akan tetapi permasalahan yang
didapat yaitu belum adanya suatu pengukuran kepuasan pengguna terhadap e?learning yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan responden sebanyak 375
mahasiswa aktif dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan mengukur tingkat
kepuasan pengguna E-learning menggunakan metode EUCS yang berdasarkan 5
variabel yaitu content, accuracy, format, ease of use, timeliness, dan satisfaction.
Hasil yang didapatkan hipotesis yang diterima yaitu content, accuracy, ease of
use, dan timeliness, sedangkan hipotesis ditolak yaitu format.
Kata kunci?E-learning, EUCS, Kepuasan Pengguna