Abstract :
Di dalam kegiatan operasi suatu industri, instrumentasi merupakan suatu hal yang
penting. Sistem instrumentasi yang digunakan untuk mengukur parameter proses
berupa tekanan fluida gas maupun liquid di industri, kita kenal dengan pressure
transmitter. Keakuratan suatu instrumentasi alat ukur tekanan sangatlah penting
sehingga untuk mendapatkan hasil pengukuran tekanan sesuai dengan yang
diharapkan (akurat), maka transmitter harus dilakukan kalibrasi. Sistem kalibrasi
peralatan instrumentasi umumnya menggunakan handpump yaitu manual
menggunakan tangan dalam mengatur tekanan referensi dan menggunakan avometer
untuk mengukur sinyal instrumentasi dalam proses kalibrasi pressure transmitter.
Alat ini dibuat dengan maksud menjadikan alat ini 2 in 1. Alat ini menggunakan
sensor tekanan, sensor arus dan keypad sebagai input dan pneumatic pump, solenoid
valve , dan LCD sebagai output yang akan diintegrasikan melalui arduino. Pada data
pengujian terlihat bahwa persentase nilai kesalahan (% of Span Error) antara hasil
pembacaan sensor tekanan dibandingkan dengan hasil pembacaan pressure
transmitter sebesar 0,2 s/d 0,4%FS dan terlihat hasil pembacaan sensor arus
dibandingkan dengan hasil perhitungan arus standar didapat persentase nilai
kesalahan (% of Span Error) sebesar 0,0625 % s/d 0,3125 % FS. Berdasarkan hasil
pengujian sensor tekanan dan sensor arus didapat persentase nilai kesalahan (% of
Span Error) dibawah 0,5%FS, Menurut Standar IEC no. 13B-23, persentase nilai
kesalahan yang dibawah 0,5 %FS termasuk spesifikasi golongan 2 kelas 0,5 sehingga
dapat disimpulkan bahwa sensor ini memiliki tingkat akurasi yang presisi dan layak
untuk dijadikan sebagai nilai acuan alat kalibrasi tekanan.
Kata Kunci: Tekanan, Kalibrasi Pressure Transmitter, otomatis, persentase
kesalahan