Abstract :
Pada umumnya peralatan dirumah tangga sangat tergantung dengan energi listrik
dari PLN. Namun, jika terjadi pemadaman sumber listrik dari PLN aktifitas
penggunaan peralatan listrik dirumah tangga terganggu. Pada penelitian ini,
dibuatlah sistem listrik hybrid yaitu solar cell dan PLN sebagai suplai cadangan
tegangan 220 VAC. Penyimpanan energi listrik cadangan pada baterai 12 V 35 AH
dan untuk mengkonversikan tegangan DC ke AC menggunakan Inverter
berkapasitas 500 watt. Alat ini dikontrol dengan arduino uno dan nodemcu
ESP8266 melalui pengontrolan tombol berbasis Blynk. Pengujian dilakukan dengan
pengukuran langsung solar cell, kondisi baterai, serta beban. Dari penelitian ini
didapati bahwa pengecasan baterai sampai mencapai batas penuh menggunakan
suplai PLN membutuhkan waktu selama 5 jam dan pengecasan baterai
menggunakan solar cell yaitu selama 12 jam. Pengujian sistem listrik cadangan
dengan beban 36 watt berlangsung selama 4 jam diperoleh DOD baterai sebesar 53%
dengan sisa energi baterai 273,78 J sehingga hal ini dapat menjaga umur baterai.
Kata kunci : Listrik Hybrid, Solar Cell, PLN, Blynk, Arduino Uno