Abstract :
Perkantoran sebagai salah satu tempat kerja, tidak terlepas dari berbagai
potensi bahaya lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi keselamatan dan
kesehatan para karyawan didalamnya, salah satunya pada resiko penularan bakteri
dan virus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan alat
penyaring udara untuk menahan partikel halus menggunakan HEPA filter (High
Efficiency Particulate Air) atau (High Efficiency Particulate Arrestance). Pada
penelitian ini, penulis menerapkan sebuah alat air purifier yang portabel dengan
radius jangkauan 3 meter pesegi, sehingga dapat membantu memperbaiki kualitas
udara bagi pekerja di lingkungan perkantoran, pekerja profesional, serta karyawan?karyawan. HEPA merupakan filter yang dibuat, diuji dan disertifikasi sehingga
sesuai dengan standar Institute of Environmental Sciences and Technology (IEST).
Teknologi HEPA ini disematkan sepenuhnya pada perangkat Air Purifier. Air
purifier terbukti secara klinis mampu melakukan purifikasi serta penyaringan udara
melalui penggunaan filter HEPA yang dimilikinya mampu secara siginfikan untuk
menghambat perkembangan virus dibandingkan dengan ruangan yang tidak
menggunaakn air purifier. Selain itu, dalam alat ini juga dilengkapi dengan scanner
suhu non contact menggunakan sensor MLX90164 dan dilengkapi dengan box
sterilisasi menggunakan expose sinar UV-C untuk menetralisr virus dan bakteri.
Alat ini memiliki dua opsi penggunaan sumber energi listrik, yaitu dari PLN, dan
mini photovoltaic dengan penyimpanan daya menggunakan baterai lithium. Maka
dari itu, penulis mengangkat tema ?Rancang Bangun Alkes Portable Dengan
Backup Energi Miniphotovoltaik? sebagai judul dalam skripsi ini.
Kata kunci: Air Purifier, Miniphotovoltaic, UV-C, Bakteri, non contact,
MLX90164, Alkes, HEPA,