Abstract :
Scaling merupakan salah satu instruksi pada proses pemerograman PLC dimana instruksi ini
sering digunakan untuk memudahkan dalam penyampaian informasi ataupun memberikan perintah.
Dalam dunia industri sistem kontrol analog sering kali digunakan untuk mengerakan mesin-mesin
listrik dengan kondisi atau parameter tertentu, bisasanya berupa sinyal analog (4mA-20 mA)
ataupun sinyal analog (0-10V) yang kemudian sinyal tersebut dikonversikan menjadi data agar data
tersebut dapat diolah. Pengaruh scaling dan konversi data yang terjadi dapat digunakan untuk
mengatur kecepatan motor 3-phase dengan cara menggunakan variable frequency drive (VFD) atau
inverter sebagai pengatur kecepatan motor 3-phase. VFD atau inverter mengatur besaran frekuensi
yang diberikan ke motor listrik sehingga kecepatan motor dapat diatur sesuai dengan keinginan.
Semakin tinggi frekuensi yang diberikan maka semakin cepat pula rotasi pada motor listrik. 0-50Hz
frekuensi pengontrolan motor dapat diatur dengan sinyal referensi (berupa sinyal analog) dari
Programmable Logic Controller (PLC) yang sebelumnya telah mengalami proses scaling dan
konversi data yang diperoleh dari Human Machine Interface (HMI) ataupun SCADA. Sehingga
VSD atau inverter dapat memberikan frekuensi yang selaras dengan sinyal analog yang diberikan
oleh Programmable Logic Controller (PLC).
Kata kunci : Scaling, Konversi data, Variable Frequency Drive(VFD), Motor 3-phase, pengaruh
frekuensi, pengolahan sinyal analog, sistem kontrol analog, Programmable Logic Controller (PLC)