Abstract :
Indonesia dikenal memiliki lahan gambut yang sangat luas dan terbesar kedua di
dunia setelah Brazil. Dari keseluruhan luas lahan gambut yang ada di Indonesia, Pulau
Papua memiliki lahan gambut yang paling luas, diikuti oleh Pulau Kalimantan dan Pulau
Sumatera. Luasnya lahan gambut memiliki dampak keekonomian yang penting jika
dikelola dengan baik. Sayangnya, nilai keekonomian tersebut seringkali menjadi berkurang
akibat terjadinya kebakaran lahan gambut yang sering terjadi pada musim kemarau.
Penyebab kebakaran lahan gambut adalah 99% oleh ulah manusia baik disengaja maupun
tidak disengaja antara lain kebutuhan untuk membuka lahan bagi kegiatan pertanian dan
perkebunan. Rendahnya tingkat kelembapan udara dan meningkatnya suhu udara serta
berkurangnya jumlah persediaan air tanah menyebabkan lahan gambut menjadi mudah
terbakar. Kebakaran lahan gambut akan cepat meluas karena dukungan faktor-faktor
meteorologi seperti arah dan kecepatan angin. Untuk mencegah kerugian yang lebih besar
akibat kebakaran lahan gambut maka dilakukan rancang bangun sistem peringatan dini
kebakaran lahan gambut berbasiskan ardunio.
Sistem peringatan dini ini memanfaatkan sensor debu/asap sebagai alat utama untuk
mendeteksi adanya asap dari kebakaran lahan gambut. Beberapa sensor ditempatkan secara
gridding untuk mendeteksi adanya peningkatan konsentrasi debu/asap secara berlebihan
pada luas lahan tertentu. Dengan dukungan nilai kelembapan tanah (soil moisture) dan suhu
udara setempat maka mikrokontroller akan membuat keputusan penting (decision making)
terkait sinyal-sinyal yang diterima dari sensor-sensor tersebut. Algortima dibangun untuk
mengambil keputusan yang tepat jika terdeteksi adanya peningkatan konsentrasi partikulat
yang tiba-tiba disertai dengan peningkatan suhu lingkungan. Mikrokontroller akan
mengirimkan peringatan (warning) kepada pengguna ataupun memerintahkan sistem
penyemprot air untuk membasahi lahan yang ada di sekitar sensor. Durasi pembasahan
lahan sekitar akan ditentukan berdasarkan data-data lingkungan yang dikirimkan oleh
sensor asap, sensor suhu, dan sensor kelembapan tanah.
Sistem ini akan bekerja secara full time dengan dukungan sistem pemasok daya
berupa Accu dan dilengkapi dengan IOT.
Kata Kunci : Algoritma, gambut, IOT, kebakaran, mikrokontroler, peringatan,
sensor.