Abstract :
Virus Corona (covid-19) adalah jenis virus baru yang ditemukan pada manusia di
Wuhan, China pada Desember 2019. Saat batuk atau bersin, virus bisa menyebar
dari orang ke orang melalui percikan cairan dari mulut atau saat berbicara. Dalam
pandemi seperti saat ini berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam
mengatasi wabah ini, namun belum dapat mengetahui pengelompokkan wilayah
berdasarkan tingkat risikonya. Berdasarkan permasalahan tesebut, maka dibuat
penelitian yaitu penerapan metode k-means dalam mengelompokkan penyebaran
virus covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin berdasarkan Kecamatan. Dari hasil
penelitian tersebut terbagi menjadi 5 cluster. Cluster 0 merupakan cluster tingkat
risiko tinggi, cluster ini memiliki persentase sebesar 13% dari seluruh data cluster
yang lainnya. Cluster 1 merupakan cluster tingkat risiko rendah, cluster ini
memiliki persentase sebesar 5% dari seluruh data cluster yang lainnya. Cluster 2
merupakan cluster tingkat risiko sangat tinggi, cluster ini memiliki persentase
paling besar yaitu 70% dari seluruh data cluster yang lainnya. Cluster 3 merupakan
cluster tingkat risiko sedang, cluster ini memiliki persentase sebesar 9% dari
seluruh data cluster yang lainnya. Cluster 4 merupakan cluster tingkat risiko sangat
rendah, cluster ini memiliki persentase paling kecil yaitu 3% dari seluruh data
cluster yang lainnya. Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu
pemerintah dalam mengatasi covid-19.
Kata Kunci : K-Means , Covid-19 , Klasterisasi , Musi Banyuasin