Abstract :
Peran teknologi dewasa ini semakin meningkat dan dapat ditemukan dalam segala
aspek kehidupan. Hal ini menyebabkan banyak kegiatan semakin tergantung dengan
teknologi tersebut. Tetapi disisi lain, keamanan teknologi menjadi permasalahan
tersendiri dimana dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, perangkat hacking dan
cracking semakin tersedia dan mudah dioperasikan. Oleh karena itu, pengelola
teknologi informasi harus lebih waspada untuk mencegah dan meminimalisir
ancaman terhadap jaringan yang kita gunakan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan tingkat keamanan jaringan dengan penerapan IPS di system Linux
Ubutu dan Centos guna melihat tingkat keamanan jaringan mana yang kompetitif
terhadap aktifitas yang mengancam pengguna dengan melakukan pelacakan dini
terhadap kegiatan-kegiatan yang dapat mengancam keamanan pengguna yang
mencurigakan. Untuk itu, penelitian ini menerapkan sebuah metode keamanan yang
bernama Intrusion Prevention Sytem (IPS), Dalam metode IPS sendiri untuk
memperoleh hasil yang diinginkan peneliti menggabungkan dengan menggunakan
teknik firewall sekaligus untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keamaman suatu
jaringan ketika dilakukan simulasi penyerangan. Setelah dilakukan pengujian
didapatlah hasil bahwa penggunaan sistem keamanan Linux Ubuntu dan CentOs
setelah di terapkan IPS ialah, tingkat keamanan Linux Centos lebih efisien dan cepat
terhadap pendeteksian dari sebuah ancaman serangan ketimbang system Linux
Ubuntu, hasil ini didapat dari setelah melakukakn simulasi penyerangan LinuxCentOS
lebih aman di bandingkan Linux Ubuntu, dikarnakan CentOS lebih cepat mendeteksi
dan memblock ip attacker ketika terjadi serangan.
Kata Kunci : Keamanan jaringan, IPS, firewall, sistem operasi linux Ubntu dan
CentOs, brute force.