Abstract :
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data mining log di Server Bekangdam
II Sriwijaya dapat dianalisa atau analisis menghasilkan IP yang sering melakukan
pengaksesan secara terus menerus yaitu 103.39.9.81 dengan media yang digunakan
yaitu telnet sebanyak 205 kali dalam sehari. Dari proses clusterisasi menggunakan
k-means terdapat 4 cluster yaitu cluster pertama(1) ditunjukan dengan warna biru,
cluster kedua(2) dengan warna ungu serta cluster ketiga(3) dengan warna hijau dan
kluster 4 yaitu warna merah. Warna bintang kuning berarti menunjukan titik pusat
cluster atau menunjukan titik centroid nya. Berdasarkan Media pengaksesan, Maka
Inisialisasi Pusat Cluster dapat dikelompokkan berdasarkan tabel berikut ini. Media
yang sangat sering digunakan untuk melakukan serangan ini yaitu pada prioritas
pertama adalah Telnet dengan Jumlah Frekuesni 535 kali. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif. Penelitian secara
langsung melakukan penelitian ke lapangan dikarenakan pada penelitian ini
membutuhkan Analisa yang Panjang. Manfaat yang akan didapatkan dalam
melakukan penelitian ini yaitu mengetahui teknik apa saja yang dilancarkan oleh
para cracker terhadap jaringan yang ada di Bekangdam II Sriwijaya. Perkembangan
di dunia teknologi telah mencapai era industri 4.0, Pada era ini jaringan
telekomunikasi telah mengalami banyak perubahan baik dalam jaringan kabel
maupun nirkabel. Semakin tingginya perkembangan teknologi ini tidak terlepas
dari tindak kejahatan cyber yang semakin berkembang.
Kata kunci: data mining log server mikrotik, Pola serangan