Abstract :
Proyek Pembangunan Transmisi 500 KV Sumatera Paket 3, Muara Enim?New Aur Duri (Zona 1-2) di Provinsi Sumatera Selatan. Yang akan direncanakan
di 3 (Tiga) Kabupaten yaitu Kabupaten Muara Enim, Kota Prabumulih dan
Kabupaten Penungkal Adab Lematang Ilir dengan panjang jalur 109,72 Kilometer
dan terdiri dari 248 tower. Pembangunan proyek besar tersebut membutuhkan
banyak tenaga kerja dan seharusnya memperoleh keselamatan dan kesehatan kerja.
Dalam penerapannya PT. Waskita Karya (Persero) dalam Proyek Paket 3 Transmisi
500 KV Sumatera (Zona 1-2) belum secara maksimal menerapkan sistem
manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karena masih terjadi beberapa
kecelakaan kerja pada tenaga kerjanya
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang selanjutnya
disingkat SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara
keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan
kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif
Berdasarkan hasil analisis data implementasi penerapan SMK3 di PT.
Waskita Karya sudah berjalan dengan baik implementasi penerapan SMK3 yaitu
pengetahuan karyawan 85,3%, komitmen SMK3 97,3% karyawan sudah memiliki
komitmen tentang implementasi SMK3, kepatuhan terhadap undang-undang 98,7%
karyawan sudah menimpelemtasikan kepatuhan terhadap undang-undang SMK3,
sumber dana 93,3% sudah mencukupi untuk implementasi SMK3, lingkungan kerja
94,7% lingkungan kerja sudah memenuhi syarat dalam penerapan SMK3.
Penerapan implementasi SMK3 di PT. Waskita Karya sudah berjalan dengan baik.
1) Tidak ada hubungan antara sumber dana dengan penerapan SMK3 di PT.
Waskita Karya. 2) Ada hubungan antara kepatuhan terhadap undang-undang
dengan penerapan SMK3 di PT. Waskita Karya. 3) Ada hubungan antara komitmen
K3 dengan penerapan SMK3 di PT. Waskita Karya. 4) Ada hubungan antara
pengetahuan dengan penerapan SMK3 di PT. Waskita Karya
Kata Kunci : SMK3, Sumatera Selatan, PT. Waskita Karya