Abstract :
Saat ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memainkan peran penting dalam dunia
bisnis, tidak hanya sebagai alat untuk mendapatkan posisi kompetitif tetapi juga untuk
mencapai efisiensi waktu dan biaya. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan
masyarakat khususnya di bidang kesehatan adalah JKN Mobile yang dikembangkan oleh
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mendekatkan diri kepada
penggunanya dalam memperoleh informasi kesehatan dan fasilitas kesehatan. Penelitian
ini bertujuan untuk secara empiris menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi
penerimaan aplikasi JKN Mobile dari sudut pandang pengguna. Penelitian ini
mengadaptasi Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) sebagai
landasan teori. Sedangkan pengumpulan data menggunakan survei, upaya ini berhasil
memperoleh 177 tanggapan yang valid. Data survei kemudian dianalisis secara ketat
menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Model (SEM-PLS). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa Performance Expectation (PE), Effort Expectation (EE)
dan Social Influence (SI) berpengaruh positif terhadap Behavior Intentions (BI) pengguna
dengan nilai t-test masing-masing sebesar 4.231, 3.750 dan 4.762. Ketiga variabel tersebut
secara meyakinkan dapat menjelaskan BI sebesar 65,0% dalam menggunakan aplikasi.
Selanjutnya, variabel Facilitating Condition (FE) dan BI memberikan kontribusi sebesar
67,5% untuk menjelaskan varians faktor dalam penggunaan aplikasi Mobile JKN dengan
nilai t-test sebesar 8.698 dan 4.253 berturut-turut BI ke Used Behaviour (UB) dan FC ke UB.
Oleh karena itu, penelitian ini secara teoritis disumbangkan dengan memvalidasi
penggunaan UTAUT dalam penyebaran TIK di bidang kesehatan.
Keywords: JKN Mobile, UTAUT, Penerimaan Teknologi