Abstract :
Jumlah catatan yang disimpan karena transaksi berulang merupakan kontributor
utama pertumbuhan data. Data dari transaksi penjualan selesai yang disimpan
dalam database dapat ditambang untuk wawasan tambahan untuk membantu
pengambilan keputusan manajerial. Informasi yang diperoleh dari log transaksi
Leaning Shop terbukti sangat berharga dalam pencarian wawasan baru yang
dimungkinkan oleh penambangan data. Tujuan dari Aturan Asosiasi untuk
mengidentifikasi pasangan barang yang sering dibeli bersama dan menampilkan
pasangan ini secara grafis sebagai pola belanja dan metode yang digunakan yaitu
Analisis Keranjang Pasar. Algoritma FP-Growth menghasilkan struktur prefixtree, juga dikenal sebagai FP-Tree, yang dapat digunakan untuk menemukan
kumpulan data yang paling sering muncul (frequent itemset) dalam kumpulan
data. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pola belanja konsumen dapat
dianalisis dengan menggunakan data mining dengan Algoritma FP-Growth.
Kata kunci : Penjualan, Data Mining, Association Rules, Fraquent Itemset,
FP-Growth, FP-Tree