Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Gaya Hidup Hedonisme
Mendorong Perilaku Kriminalitas Dipolsek Ilir Barat 1 Kota Palembang. Dalam hal
ini peneliti hanya membatasi penelitian pada kasus penipuan dengan tujuan untuk
memenuhi gaya hidup. Penelitian ini menggunakan format dari desain penelitian
kualitatif yaitu desain deskriptif kualitatif serta menggunakan pendekatan
fenomenologi untuk dapat mengetahui gaya hidup hedonisme. Dalam penelitian ini,
peneliti menggunakan 7 orang sumber, 2 orang sebagai subjek penelitian, 4 orang
sebagai informan tahu dari masing-masing subjek dan 1 orang sebagai informan
pelaku. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan peneliti dapat ditarik kesimpulan
bahwa adanya persamaan secara garis besar mengenai dinamika psikologis yang
dimiliki oleh kedua subjek mengenai masalah hedonisme mereka melakukan bentukbentuk gaya hidup hedonism karena butuh pengakuan dari lingkungan pergaulan dan
sekitarnya, semua dibentuk oleh lingkungan. Subjek dalam penelitian ini juga
memiliki faktor yang mempengaruhi gaya hidup adalah Pendapatan dan ekonomi,
budaya dan latar belakang keluarga, lingkungan sosial, tren dan mode, keamanan dan
stabilitas lingkungan serta teknologi dan aksesibilitas. Gaya hidup hedonisme
dipengaruhi oleh dua faktor yang pertama adalah faktor interna yang meliputi sikap,
pengalaman atau pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif, persepsi, keyakinan
serta keluarga. Faktor yang kedua adalah eksternal yang meliputi kelompok referensi,
keluarga, kelas sosial, kebudayaan, media serta lingkungan yang mendorong perilaku
kriminal pada pelaku penipuan agar bisa melakukan gaya hidup hedonisme.