Abstract :
Perkembangan merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada
rentang kehidupan seseorang, dimana perkembangan tersebut dimulai semenjak
masa kehamilan. Namun pada beberapa kasus perkembangan tersebut tidak
berjalan sebagaimana mestinya. Salah satu yang terjadi yaitu tidak
berkembangnya fungsi pendengaran dengan baik yang dapat mengakibatkan
terhambatnya perkembangan komunikasi seseorang. Subjek penelitian ini adalah
anak tunarungu yang sedang mengikuti terapi wicara dan auditori verbal di PT.
ABDI Palembang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah lima anak
tunarungu yang menggunakan alat bantu dengar atau implant koklea. Teknik
pengambilan sampel ini yaitu teknik purposive sampling adalah sampel
ditentukan berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menjukkan bahwa ada
pengaruh antara terapi wicara dan auditori verbal terhadap perkembangan bahasa
pada anak tunarungu di PT. ABDI Palembang yang ditunjukkan melalui uji paired
sample t-test dengan p=0.003 sehingga p<0.05 serta nilai sebaran melalui uji
Kolmogorov-Smirnov dengan p=0.2 sehingga p>0.01. Perubahan yang terjadi
pada sampel setelah mendapatkan terapi wicara dan auditori verbal terapi salah
satunya yaitu mulai paham namanya sendiri, hal tersebut tampak ketika sampel
menoleh saat namanya dipanggil 2 hingga 3 kali dengan memberikan waktu
tunggu.