Abstract :
Lampu lalu lintas pada persimpangan jalan berguna untuk mengatur arus kendaraan
dapat berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kemacetan. Salah satu penyebab
kemacetan lalu lintas adalah adanya sistem lampu pengatur lalu lintas yang belum
optimal karena masih menggunakan sistem pengendalian waktu tetap sehingga
durasi lampu tidak efisien ketika kondisi antrian jalan lampu hijau telah kosong
sedangkan terdapat kepadatan pada jalan lain. Oleh karena itu, konsep pengendalian
lampu lalu lintas waktu tetap perlu dikembangkan untuk mendapatkan waktu
pengaturan yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem
kendali lampu lalu lintas yang menggunakan sensor gerak PIR (Passive Infrared)
dan sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler Arduino Mega2560 berdasarkan
tingkat kemacetan. Sistem ini dapat mendeteksi gerakan kendaraan yang mendekati
lampu lalu lintas, mengukur jarak antara kendaraan dan lampu lalu lintas, serta
mengatur waktu sinyal lampu sesuai dengan tingkat kemacetan yang terdeteksi.
Sistem ini telah diuji menggunakan simulasi gerakan kendaraan yang didekatkan
ke sensor PIR dan sensor ultrasonik dengan jarak yang berbeda-beda. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan
sinyal lampu yang tepat sesuai dengan kondisi lalu lintas yang terdeteksi