Abstract :
Sebagian besar organisasi memiliki masalah dalam pencatatan presensi seorang
pegawai secara manual. Proses pencatatan presensi di atas kertas dengan tanda
tangan memakan waktu lama. Presensi pegawai dilakukan pada setiap instansi
yaitu pada institusi pendidikan, perkantoran dan puskesmas. Dalam pelaksanaan
fungsional puskesmas, efektifitas kinerja para pegawai yang baik dibutuhkan
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesehatan.
Salah satunya tenaga medis yang merupakan garis terdepan. Tujuan dari
perancangan monitoring presensi dan suhu tubuh yaitu merancang bangun
monitoring menggunakan sensor RFID Mfrc522 untuk mengetahui data hadir
pegawai dan sensor MLX90614 untuk mengetahui suhu tubuh pegawai. Setelah
dilakukan pengujian dengan 10 user kartu identitas didapatkan bahwa monitoring
presensi dan suhu tubuh yang dibuat bekerja dengan baik karena RFID Reader
MFRC522 mampu mengindentifikasi RFID Tag sesuai dengan nama pada kartu
identitas dengan jarak yang dapat dibaca oleh RFID Reader MFRC522 yaitu dari
0,5 cm hingga 3 cm serta sensor MLX90614 mampu melakukan pembacaan suhu
tubuh dengan jarak selisih terendah pada jarak 0,5 cm. Internet of Things (IoT)
mampu menyimpan data kehadiran dan suhu tubuh yang telah berhasil melakukan
presensi pada google sheets dengan delay dari pengiriman dan penerimaan yaitu
rata ? rata 16,42 detik.