Abstract :
Pandemi Covid-19 merupakan peristiwa penyebaran Coronavirus Disease 2019
(disingkat covid-19) di seluruh dunia untuk semua Negara Penyakit ini
disebabkan oleh virus corona jenis baru yang disebut SARS-Cov-2 Wabah Covid19 terdeteksi pertama kali di kota Wuhan, Hubei, China pada 31 Desember 2019,
dan dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada 11
Maret 2020, Dalam Waktu relatif singkat, pola pemasaran berubah, terutama
ketika jarak sosial dan pembatasan Sosial Berskala Besar. Pemasar harus memutar
otak untuk biasa memasarkan produk atau jasanya kepada konsumen, sebagai
strategi brand untuk bertahan di tengah pandemi virus corona. Para pebisnis
mengoptimalkan online marketing dan digital branding sebagai sarana komunikasi
dengan target konsumenya, Melihat permasalahan tersebut, pelaku usaha harus
bereaksi secara cepat dan tepat untuk mengubah strategi penjualannya.
Diharapkan tidak ada penurunan penjualan yang signifikan saat social distancing
diterapkan. Di masa pandemi Covid-19, aplikasi Mitra Tokopedia banyak
digunakan karena memudahkan pembelian untuk memeuhi kebutuhan sehari-hari
tanpa keluar rumah, cukup di rumah saja, produk pesanan akan dikirim. Berjualan
produk melalui aplikasi saat ini sangat diandalkan oleh semua orang, selain
mudah harganya juga lebih murah. Mitra Tokopedia merupakan salah satu sektor
yang diperbolehkan untuk melanjutkan kegiatannya meyalurkan kebutuhan
masyarakat, karena produk yang dijual adalah kebutuhan rumah tangga &
makanan. Selain itu, metode penjualan berbasis Mitra tokopedia. Belanja Online
juga mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi kontak langsung antara
penjual & pembeli agar semakin banyak orang yang membeli kebutuhannya
melalui Aplikasi Tokopedia. penlitian ini mengambil objek penelitian pada Mitra
Tokopedia Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi
dan menganalisis penjualan produk pada Mitra Tokopedia Palembang pada masa
Pandemi Covid-19.