DETAIL DOCUMENT
MODEL FISIK DUA DIMENSI (2-D) PERGERAKKAN ALIRAN PADA DASAR SUNGAI ALUVIAL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bina Darma
Author
NATASSIA, KARINA
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2024-07-02 06:31:56 
Abstract :
Provinsi Sumatera Selatan terdapat sungai Musi dimana sebagian besar sering terjadi longsoran tebingnya terutama di daerah luar belokan sungai yang terdapat jalan utama. Terutama di sungai Musi Desa Bailangu. Pada saat ini sudah dilakukan perbaikan bangunan struktur di titik longsoran tersebut namun peneliti lebih cenderung untuk melakukan penelitian yang terkait dengan pergerakan aliran pada dasar sungai. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan survey topografi (peta situasi, long section, dan cross section) dan pengambilan sampel material sedimen yang ada disungai serta dilakukan percobaan dengan model fisik di laboratorium dengan harapan didapatkan kondisi real dari prototipe ke model serta menggambarkan fenomena yang terdapat di model fisik sungai bersesuaian denganyang ada di prototype (lapangan) dengan bantuan simulasi di sungai berskala di laboratorium. Kedalaman erosi (de) pada jarak tertentu (x) sangat dipengaruhi olehdebit aliran (Q), hal ini terlihat dari nilai korelasi (R) selama waktu ?running test? 10 menit, 15 menit, 20 menit, 25 menit dan 30 menit yaitu 98,8%; 97,8%; 89,6%; 70,49%; dan 92,5%. Pada saat percobaan selama 25 menit mengalami penurunan prosentase nilai korelasi yaitu hanya 70,49% pengaruh debit aliran (Q) terhadap besarnya kedalaman erosi namun masih dapat dikatakan masih ada pengaruh yangcukup ber korelasi positif (+) dari parameter yang ada. Kata Kunci : debit, longsoran, sungai aluvial, sedimen, erosi kedalaman 
Institution Info

Universitas Bina Darma