Abstract :
Sungai Musi di Desa Bailangu Kabupaten Musi Banyuasin terdapat 3 (tiga) titik lokasi longsoran dan perlu perbaikan secara cermat akibat dari beberapa parameter yang terkait dengan longsoran tebing pada sungai yang bermeander. Pengaruh parameter hidraulika sungai yaitu Debit aliran (Q) terhadap besarnya kedalaman erosi (de) di tikungan pada Sungai Musi. Selain itu pengaruh debit aliran (Q) yang tidak mempengaruhi kedalaman erosi (de) berdasarkan waktu percobaan tertentu. Dengan metode permodelan sungai bermeander di laboratorium didapatlah hasilnya yaitu Debit aliran (Q) sangat berpengaruh terhadap besarnya kedalaman gerusan (de), hal ini ditunjukkan dari nilai determinasi (R2 ) pada waktu percobaan selama 10 menit, 15 menit, 20 menit dan 30 menit yaitu masing nilai R2 adalah 98,7%, 99,1%, 99,1%, dan 85,6%. Kemudian pada saat percobaan selama 25 menit debit aliran (Q) tidak mempengaruhi kedalaman erosi (de) dimana nilai determinasinya (R2 ) hanya 49,7% dimana hal ini menunjukkan tidak ada pengaruh yang berarti besarnya debit terhadap kedalaman erosi (de).
Kata Kunci : debit, meander, geometri sungai, sedimen, kecepatan aliran