Abstract :
Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pengelolaan
informasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) memiliki peran vital dalam
meningkatkan efisiensi dan akurasi. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di
Sumatera Selatan dengan berbagai tantangan dalam penerapan TIK.
Keberhasilan sistem informasi Dapodik di tingkat SMA di Kabupaten OKI
dievaluasi menggunakan model DeLone dan McLean yang mencakup
Variabel utama (kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan)
serta Variabel endogen (pengguna, kepuasan pengguna, serta manfaat
bersih). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesuksesan
penerapan sistem informasi Data Pokok Pendidikan di SMA Kabupaten OKI
.Hasil dari penelitian ini diharapkan akan memberikan wawasan yang
berharga bagi penyempurnaan sistem informasi pendidikan dan
pengembangan lebih lanjut di masa mendatang. Hasil analisis penelitian ini
fokus pada tiga aspek utama, yaitu kualitas sistem (System Quality), kualitas
informasi (Information Quality), dan kualitas layanan (Service Quality). Hasil
menunjukkan bahwa ketiga aspek ini memiliki pengaruh yang positif
terhadap penggunaan sistem (Use) oleh para guru dan operator sekolah.
Variabel pengguna nilai reliabilitasnya paling rendah yaitu sebesar 0.725
yang artinya memliliki konsistensi cukup dan Variabel kepuasan pengguna
yang dimunculkan pengguna setelah memakai sistem informasi sebesar
0.836 yang artinya setuju dengan sistem dapodik