Abstract :
Website Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) merupakan website
antar-muka yang dapat digunakan oleh Simpul Jaringan memasukkan
informasi kearsipan miliknya untuk selanjutnya dipublikasikan pada website
Jaringan Informasi Kearsipan. Secara umum, arsip yang telah diproses
digitalisasi dapat dimasukkan ke dalam Website Sistem Informasi Kearsipan
Nasional (SIKN) dan kemudian diakses oleh publik secara online melalui
website JIKN.Keberhasilan pengimplementasian sistem informasi atau adopsi
teknologi sangat berpengaruh terhadap kesiapan pengguna. Oleh karena itu
website SIKN perlu dilakukan evaluasi dalam mencapai tujuan pembuatan
website. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kesiapan pengguna
terhadap website SIKN menggunakan metode TRI (Technology Readiness
Index). TRI (Technology Readiness Index) merupakan metode untuk
mengetahui kesiapan pengguna dalam menggunakan website SIKN.
Penyebaran kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Kuesioner
disebar pada Seluruh pengguna website SIKN pada Dinas Kearsipan Provinsi
Sumatera Selatan (Studi Kasus Lembaga Kearsipan Daerah/LKD). Penelitian
ini menggunakan sampel jenuh/sampel sensus untuk menentukan sampel,
terdapat sebanyak 50 responden. Pengukuran kesiapan pengguna terhadap
website SIKN menggunakan metode TRI (Technology Readiness Index).
Indikator yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Optimis (Optimism),
Inovasi (Innovativeness), Ketidaknyamanan (Discomfort), dan Ketidakamanan
(Insecurity). Indikator yang digunakan terdiri dari 23 butir pernyataan dan
terbagi dalam 4 dimensi diantaranya, 4 indikator pada variabel optimism, 5
indikator dari variabel innovativene, 7 indikator dari variabel discomfort, dan
7 indikator dari variabel insecurity. Hasil dari pengujian menggunakan TRI,
didapatkan hasil tingkat kesiapan pengguna terhadap website SIKN tergolong
kedalam kategori Medium. Hal tersebut diperoleh dengan melihat hasil dari
total TRI yang didapatkan yaitu 3,51. Nilai tersebut berada diantara 2,89
sampai 3,51 (2,90 ? TRI ? 3,51).