Abstract :
Monitoring merupakan elemen penting dalam setiap organisasi atau instansi,
karena berperan sebagai salah satu fungsi pengelolaan yang krusial dalam
memastikan kemajuan dan pencapaian tujuan organisasi sesuai dengan
harapan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan tugas lapangan oleh pegawai
Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan yang tersebar di lokasi yang
berbeda menjadi kendala dalam proses monitoring yang dilakukan oleh
pimpinan. Hal ini menyebabkan monitoring kinerja pegawai menjadi kurang
efektif dan berpotensi mengakibatkan kurangnya kedisiplinan pegawai dalam
menjalankan tugas lapangan, karena tidak adanya pengawasan langsung dari
kepala bidang. Keadaan ini juga memungkinkan terjadinya pelanggaran yang
tidak terdeteksi secara tepat waktu. Melihat permasalahan tersebut, maka
solusinya adalah sebuah sistem monitoring pegawai yang dapat mencatat
keberadaan pegawai ketika bertugas di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan
dengan menggunakan metode waterfall, yang mana merupakan metode
pengembangan yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sehingga
meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi.