Abstract :
Tingginya minat investor untuk mengembangkan komoditas hortikultura umumnya terjadi pada saat On-Season (di musimnya). Salah satu sifat khas dari hasil hortikultura on-season yaitu tidak dapat disimpan lama karena mudah busuk, melimpah pada suatu musim dan langka pada musim lainnya, dan fluktuasi harga tajam (Notodimedjo, 1997). Kondisi demikian sangat tidak kondusif bagi investor agribisnis hortikultura dikarenakan penurunan harga jual komoditas yang berkibat kerugian bagi investor karena tidak mampu menutupi biaya produksi, kondisi ini juga menyebabkan kebingungan bagi investor dalam menentukan komoditas yang ingin dipilih untuk dikembangkan.
Oleh karena itu dibuatlah Rancang Bangun Aplikasi Prototype Analisis Kelayakan Investasi Agribisnis Hortikultura On-Season. Sistem ini mampu melakukan perhitungan anggaran keuangan anatara lain rencana pendapatan, proyeksi rugi/laba, proyeksi aliran kas (Cash Flow), perhitungan Break Event Point (BEP), perhitungan Return On Investment (ROI), dan perhitungan analisis kelayakan investasi antara lain Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI) serta melakukan perbandingan hasil analisis antar komoditas.
Aplikasi ini akan menghasilkan laporan biaya investasi, laporan anggaran keuangan, laporan analisis kelayakan investasi, dan laporan dari perbandingan kelayakan antar komoditas. Output akhir yang dihasilkan berupa rekomendasi satu komoditas yang paling layak untuk dikembangkan ditinjau berdasarkan aspek keuangan ini dapat dipergunakan investor sebagai pilihan investasinya.