Institusion
Universitas Dinamika
Author
Budiarjo, Teguh
Teguh Sutanto (LECTURER ID : .)
Romeo . (LECTURER ID : .)
Subject
362 Social welfare problems & services
Datestamp
2017-07-17 00:29:04
Abstract :
Keberadaan RIS sangat dibutuhkan bagi Sistem Pencitraan atau lebih sering disebut Picture Archiving and Communication System (PACS). RIS untuk memberi umpan informasi pada PACS tentang informasi pasien dan pemeriksaan, serta untuk dapat melacak keseluruhan siklus hidup pemeriksaan pasien, dari awal pemesanan sampai hasil akhir. PACS dan RIS memiliki tugas yang berbeda dan saling melengkapi, dimana RIS menangani fungsi-fungsi komputasi berbasis teks, termasuk transkripsi, pelaporan, pemesanan, penjadwalan, pelacakan, dan penagihan (Huang, 2004).
Alur kerja RIS terdapat proses-proses yang dapat mendukung kinerja dari Unit Radiologi. Pada Unit Radiologi terdapat beberapa permasalahan, seperti : (1) adanya kebutuhan integrasi antara RIS dan PACS, dimana radiografer tidak perlu lagi menginputkan ulang data pasien yang akan melakukan pencitraan dan (2) diperlukan peran dari screening untuk memastikan bahwa pasien yang ada di daftar perjanjian telah datang dan siap untuk melakukan pemeriksaan.
Sistem Informasi Radiologi yang dapat terintegrasi dengan PACS dan modality yang menggunakan standar DICOM 3.0. Hal tersebut didukung oleh beberapa pertimbangan, seperti : (1) perantara HL7 dapat terintegrasi dengan Hospital Information System (HIS), (2) modul MWL MPPS Service dapat terintegrasi dengan modality, (3) perantara HL7 dapat terintegrasi dengan PACS, dan (4) Sistem Informasi Radiologi dapat diimplementasikan dan menunjang kinerja dari Unit Radiologi.