Abstract :
Pada rokok bila diteliti lebih dalam rokok sebenarnya tidak baik untuk kesehatan manusia bahkan sangat berbahaya mulai dari anak-anak, remaja dan orang dewasa. Bukan hanya membahayakan para perokok, asap rokok juga sangat berbahaya apabila dihirup oleh orang-orang yang berada disekitarnya (perokok pasif). Bahkan sebagian penelitian menunjukkan bahwa para perokok pasif memiliki resiko kesehatan yang lebih tinggi daripada para perokok itu sendiri. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat mendeteksi asap rokok pada ruangan bebas asap rokok dengan menggunakan sensor gas MQ 2 dan TGS 2600. Sistem tersebut akan mengirimkan pemberitahuan kepada security atau bagian yang berwenang, dengan membunyikan buzzer apabila terdeteksi asap rokok dengan menggunakan pengiriman secara wireless.
Pendeteksian asap rokok dilakukan ketika data di dalam sensor melebihi threshold alat transmitter akan mengirimkan data yang akan diterima pada alat receiver. Data yang berupa output analog akan di baca oleh readADC() dan konversi ke satuan gas (PPM). Ketika nilai output analog melebihi nilai threshold, ESP akan bekerja mengirimkan data. Apabila nilai data tidak melebihi nilai threshold, maka ESP akan terus standby.
Sistem dapat mendeteksi asap rokok. Sistem dapat mendeteksi asap rokok dan bukan asap rokok dengan threshold yang ditentukan. Ketika asap melewati nilai threshold lebih dari 33 PPM untuk sensor gas TGS 2600 dan nilai threshold lebih dari 3000 PPM untuk sensor gas MQ 2, maka akan mengirimkan informasi atau alert bahwa terdeteksi asap rokok, ESP 8266 client akan mengirimkan data ke ESP 8266 access point. Sehingga alat pada receiver akan menyalakan indicator LED dan membunyikan buzzer.