Abstract :
UMKM keripik tempe Olivia merupakan Usaha Mikro yang berada di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Produk dari UMKM ini adalah keripik tempe renyah yang dibungkus dengan kemasan 100gr. Bahan dasar keripik tempe Olivia yaitu kedelai yang merupakan hasil dari petani Kota Bojonegoro yang memiliki ciri khas tersendiri dibanding kedelai dari kota-kota lain. UMKM Kerpik Tempe Olivia mengalami permasalahan dalam proses produksi yaitu tempe fermentasi yang seringkali busuk sehingga menghasilkan cita rasa berbeda dari biasanya, dan tempe yang hancur ketika proses penggorengan. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini menjadi permasalahan yang sangat serius bagi UMKM Keripik Tempe Olivia. Bukan hanya citra merek yang berubah, namun juga menimbulkan kerugian dikarenakan produk cacat dan produktivitas menurun sehingga omzet yang dihasilkan juga menurun.
Solusi yang ditawarkan kepada UMKM Keripik Tempe Olivia adalah melakukan analisis proses bisnis melalui pengendalian mutu dalam proses produksi yang tepat dan terencana agar dapat mengetahui permasalahan dan solusi yang tepat untuk meminimalisir kegagalan produk/produk cacat sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan keuntungan.