Institusion
Universitas Dinamika
Author
Deo Marvin Yahya (STUDENT ID : 18410100008)
Julianto Lemantara (LECTURER ID : 0722108601)
M.J. Dewiyani Sunarto (LECTURER ID : 0725076301)
Subject
006 Special computer methods
Datestamp
2022-02-16 06:16:19
Abstract :
Pandemi COVID 19 telah melanda sejak tahun 2020 di Indonesia. Keperluan darurat pengobatan semakin susah didapatkan ketika terjadi lonjakan kasus. Keperluan yang dimaksud adalah obat, oksigen, plasma darah. serta rumah sakit/tempat isolasi/puskesmas dan ambulans. Banyak waktu yang terbuang ketika mencari dari satu tempat ke tempat lainnya, hal ini membuat kebingungan pada masyarakat. Padahal kebutuhan ini harus segera terpenuhi karena hal ini berhubungan dengan nyawa seseorang. Beberapa sistem informasi memang sudah ada seperti SIRANAP dan FarmaPlus, hanya saja, kebutuhan informasi untuk keperluan penanganan COVID 19, masih belum terintegrasi dan belum lengkap.
Pemanfaatan kemajuan sistem informasi yang ada dapat mengatasi masalah ini yaitu dengan pengolahan data yang ada dan terintegrasi tentunya dapat tercipta suatu aplikasi berbasis web (Web App) yang dapat menampung informasi yang diperlukan yakni informasi keperluan darurat pengobatan COVID 19 yang diberi nama Siaga Covid. SiagaCovid dilengkapi dengan metode Haversine yaitu metode yang dapat digunakan untuk mencari jarak antar lokasi pada bumi, dimana lokasi masyarakat bagi yang membutuhkan dapat menentukan jarak terdekat di mana masyarakat dapat mendapatkan keperluan darurat pengobatan COVID 19 yang masyarakat butuhkan.
Hasil dari penelitian ini, pembuatan web app dengan metode Haversine dapat menentukan jarak pengguna dan penyedia layanan sehingga dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan darurat COVID lebih cepat dari hasil pencarian yang diurutkan dengan jarak terdekat. Selain itu dilakukan penelitian metode Haversine dengan jarak tempuh pada Google Maps. Adapun 30 sampel yang diambil dari beberapa kota yaitu Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Malang, dengan jarak terdekat yang diuji adalah 1.5 km, jarak terjauh adalah 10,6 km, rata-rata jarak tempuh 3,62 km. Selisih perbedaan tersedikit yaitu 0,0023 km, dan selisih terbanyak yaitu 1,91 km. Dapat disimpulkan bahwa perbedaan jarak tempuh dengan metode Haversine yaitu 15,952 % (0.577484333/3,62) dengan rata-rata perbedaan yaitu 0,5 km.