Abstract :
Picnicker merupakan startup yang bergerak pada bidang pariwisata yang layanannya menyediakan informasi destinasi wisata yang sesuai dengan protokol kesehatan dan pembelian tiket secara online. Permasalahan saat ini startup Picnicker belum melibatkan pengguna dalam medesain UI/UX pada aplikasi Picnicker dan platform yang menampung sekumpulan informasi tentang destinasi wisata, lokasi wisata, dan tiket obyek wisata dikala pandemi Covid-19 yang dimana dapat memberikan informasi destinasi wisata yang sesuai protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan UI/UX yang sesuai dengan user persona yang mudah dipahami, mendapatkan informasi, rekomendasi informasi, dan uptodate dengan menggunakan metode Design Thinking dan framework HEART Metric yang dikembangkan oleh Google untuk mengukur tingkat keberhasilan UX pada suatu produk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menghasilkan User Interface yang sesuai dengan user persona karakteristik Picnicker yang dimana terdapat demografi dan psikologi pengguna, dan yang kedua kesuksesan User Experience yang dilakukan menggunakan Framework Google Heart Metric pada Happiness memperoleh nilai 54,6%, Engagement memperoleh nilai 50%, Adoption memperoleh nilai 56,3%, Retention memperoleh nilai 50%, dan Task Succes memperoleh nilai 60%. Dari 5 kriteria tesebut menjawab sangat setuju dari hasil yang didapat menunjukkan pengguna dapat mudah memahami, mendapatkan informasi, rekomendasi, dan uptodate destinasi wisata yang sesuai dengan protokol kesehatan.