Abstract :
Lelepreneurship adalah sebuah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang budidaya ikan lele dengan pakan alami serta menggunakan metode kolam susun. Dalam proses budidaya Lelepreneuship memiliki kendala yang berkaitan dengan penentuan jumlah pakan. Seringkali pemberian pakan dirasa terlalu banyak ataupun sedikit. Hal ini tentunya akan menghambat pertumbuhan ikan. Selain itu penggunaan pakan yang tidak tepat juga dapat mengakibatkan kerugian bagi Lelepreneurship karena laju pertumbuhan ikan akan melambat. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat menentukan jumlah pakan ikan lele dengan cepat dan tepat sesuai dengan tingkat kolam susun. Pada penelitian kali ini rumus yang digunakan dalam menentukan jumlah pakan ikan yang sesuai adalah Food Convertion Ratio (FCR), Laju Pertumbuhan Relatif (LPR), dan Food Efficiency (FE) serta metode perancangan extreme programming. Hasil uji coba black-box menyatakan bahwa seluruh fitur pada aplikasi yang telah dibuat dapat dengan mudah digunakan terbukti dengan persentase keberhasilan seluruh aktivitas uji yang bernilai 100%. Hasil User Acceptance Test (UAT) juga menunjukkan bahwa aplikasi yang telah dibuat dapat dengan mudah diterima dan bermanfaat bagi Lelepreneurship. Hal ini didukung dengan hasil persentase UAT yang mencapai 96% untuk responden pemilik, 98% untuk responden bagian gudang, dan 98% untuk responden bagian pemeliharaan. Selain itu keberhasilan aplikasi ini juga dapat dibuktikan dengan kenaikan persentase laju pertumbuhan ikan dari yang sebelumnya bernilai 44% naik sebesar 89% pada kolam atas, sedangkan sebelumnya pada kolam tengah bernilai 30% naik sebesar 75%. Namun aplikasi dinilai belum sepenuhnya mampu meningkatkan nilai efisiensi pakan. Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase pakan pada kolam atas dari yang sebelumnya bernilai 100% turun sebesar 85% , dan pada kolam tengah dari yang sebelumnya bernilai 100% turun sebesar 83%.